Ditinggal diruangan kantor seorang diri rasanya sesuatu banget ya, kerjaan sudah banyak uyg menanti untuk segera diselesaikan tapi ada saja perintah dadakan yang bikin aku lupa sama schedule awal..ya begitulah kalo ngga sabar-sabar bisa emosi terus bawaannya,. jgn lupa keep smile ukhti :)
akhir-akhir ini hubungan ku dengan si fulan berjalan baik lebih tepatnya sangat baik, dia jadi sangat perhatian dan lembut.. Lucu rasanya kalau memikirkan pacarannya jd seperti anak-anak ABG, yang sering jalan, nonton bahkan saling melempar ledekan.. jarang ada pertengkaran serius.. dan entah kenapa hatiku semakin yakin dengan sosoknya untuk menjadi imamku kelak. dia yang sederhana mampu membuat aku berpikir sesuatu yang selama ini tidak terpikirkan olehku, membuka hatiku untuk selalu peduli pada orang lain..
dan seiring kebersamaan kami, membuat kami ingin melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih nyata, yaitu pernikahan. ada banyak hal yang harus kami persiapkan tidak hanya materi tapi juga kesiapan mental terutama keikhlasan hati. karena disaat itu juga aku harus siap akan takdir Allah..apakah nantinya kami benar-benar berjodoh atau ada rencana lain yang telah Allah siapkan untuk kami.. berkali-kali aku berbicara pada hatiku.. 'hari ini aku merasa amat bahagia karena aku menyayanginya dan berharap ia menjadi suamiku tapi apakah aku siap apabila kami suatu saat harus berpisah, entah karena apa.. yang jelas takdir ini terasa masih sangat diselimuti misteri.." tapi ada sebait doa yang membuatku tersenyum, ku temukan doa itu disebuah artikel.. "Dengan menyebut nama Allah atas jiwaku, hartaku dan agamaku. ya Allah, jadikanlah aku ridha dengan apa yang Engkau tetapkan dan jadikanlah barakallah apa yang telah Engkau takdirkan. sehingga tidak ingin menyegerakan apa yang Engkau tunda dan menunda apa yang Engkau segerakan." ..apa yang harus aku cemaskan, karna ada Allah yang telah mengatur segalanya dengan begitu sempurna..
Didalam detik-detik penantian ini, aku selalu berharap agar ia bukan hanya menjadi bagian dari kisah yang nantinya hanya ku jadikan kenangan, namun ia adalah akhir penantianku dan awal dari kisah kehidupan baru yang aku jalani bersamanya. Wallahualam bishawab :)
